Gambar
Kecil
Gambar
Besar
Kompilasi
DhammaOnline
Download
Aplikasi
WhatsApp
Group


Selamat siang semuanya,

Setiap hari kita berbicara.
Namun pernahkah kita menyadari bahwa satu kalimat saja dapat:
• menenangkan hati seseorang
• memulihkan hubungan
• atau justru melukai bertahun-tahun.

Pertemuan ini akan mengajak kita melihat kembali makna pengandalan — buddhaṃ śaraṇaṃ gacchāmi.
Apa sebenarnya yang kita andalkan dalam Tri-Ratna?
Apakah cukup sekadar berlutut dan berikrar Pañca-sīla?

Kita juga akan melihat bagaimana kleśa / kilesa membentuk rasa “aku” dan pengalaman kita.
Apa itu ucapan tidak bajik (micchā-vācā) dan ucapan bajik (kusala-vāk)?

Bagaimana ucapan yang benar, bermanfaat, tepat waktu, dan diucapkan dengan cinta kasih dapat membawa keteduhan dalam keluarga dan masyarakat.

Dua kearifan lama mengingatkan kita:

Aji ning diri ana ing lathi
Nilai diri seseorang tampak dari lidahnya.

一言既出,驷马难追
Sekali kata keluar dari mulut, empat kuda pun tidak dapat mengejarnya kembali.

Kita belajar melihat niat bahkan sebelum kata terucap.
Karena kadang-kadang perubahan besar dalam hidup bermula dari satu kalimat yang diucapkan dengan kejernihan dan welas asih.

Mari kita menyimak ajaran ini bersama dalam kegiatan Berbagi Dharma:

🙏 UCAPAN BAJIK – Nilai Diri dan Empat Kuda
oleh Upa. Salim Lee

🗓 Sesi 1: Sabtu, 7 Maret 2026 | 15.00 – 18.00 WIB
🗓 Sesi 2: Minggu, 8 Maret 2026 | 15.00 – 18.00 WIB

📍 Zoom Meeting
(Link Zoom akan diberikan melalui WhatsApp kepada peserta yang telah terdaftar)

🔗 Pendaftaran:
https://bit.ly/UcapanBajik   
Buka Link


📞 Narahubung:
Liliana – 08161611715

Salam rahayu 🙏
Mahapajapati Buddhis Center – Bumi Borobudur