Dhammavihari Buddhist Studies
  2021-08-29 04:03:56
Penjelasan Makna Kata Demi Kata (2): Dhammapada Syair 2,3 dan 4

Maṭṭhakuṇḍalī adalah seorang pemuda yang meninggal saat usia muda akibat sakit keras namun ada sebuah kejadian menjelang kematiannya yang mengondisikan dia terlahir kembali di alam #dewa. Di kisah lainnya Tissa Thera yang menjadi rahib laki-laki pada usia lanjut, tidak bisa menjalankan kehidupan tanpa rumahnya dengan baik akibat kebiasaan buruknya. Dari dua kejadian ini #Buddha Gotama menyampaikan syair yang kedua, ketiga dan keempat yang terekam di dalam #Dhammapada bagian Yamaka Vagga. Di kelas ini Ashin Kheminda menjelaskan makna dari setiap kata dalam syair-syair tersebut hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentarnya (Aṭṭhakathā). Untuk mendapatkan informasi tentang Kisah Maṭṭhakuṇḍalī dan Tissa Thera silakan klik tautan berikut: https://bit.ly/3iuBXHj Selamat menikmati. Informasi : • Pusat Informasi DBS • Telp/WA : 0813 8700 3600 www.dhammavihari.or.id Materi kelas bisa di unduh di sini: https://bit.ly/3DI9h87 PERHATIAN! Apabila Anda ingin membagi (share) video/podcast dari Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies maka wajib mematuhi aturan-aturan sebagai berikut: • Wajib mencantumkan link video/podcast asli di bagian deskripsi video. • Tidak meṇngubah judul asli video/podcast. • Tidak menyunting (editing) atau memotong video/podcast sehingga penonton tidak mendapatkan pemahaman yang utuh. • Tidak di-monetize. • Tidak mengubah video dalam bentuk audio. • Tidak diperkenankan untuk mengunggah kembali (re-upload)/menyunting (editing) video-video/podcast-podcast dari Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies baik sebagian maupun menyeluruh dengan tujuan komersil. Silakan menyebarluaskan (share) video-video/podcast-podcast hanya melalui Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies. Terima Kasih. Video ini merupakan kelas Pariyatti Sāsana yang diadakan di DBS setiap hari Minggu pagi, jam 9 - 11.30. Di kelas ini biasanya Ashin Kheminda akan menyampaikan materi-materi dari Sutta Piṭaka dengan kurikulum yang terstruktur. Manfaatnya telah dirasakan oleh para umat yang hadir, karena setiap minggu mereka belajar tentang materi yang berbeda-beda. Dengan demikian, dalam waktu yang singkat pengetahuan Dhamma mereka bertambah dengan pesat.