Dhammavihari Buddhist Studies
  2021-09-26 04:05:18
Penjelasan Makna Kata Demi Kata (6): Dhammapada syair 17-20

Sumanadevi, putri bungsu dari seorang saudagar kaya yang bernama Anathāpiṇḍika, saat menjelang kematiannya memanggil ayahnya sebagai “adik laki-laki”. Anathāpiṇḍika berpikir bahwa putrinya telah mengigau dan meninggal dalam keadaan batin yang tidak baik. Beliau kemudian bertanya kepada #Buddha dan dijawab oleh-Nya dengan stanza yang terekam di #Dhammapada sebagai stanza ke-18. Di kelas ini Ashin Kheminda melanjutkan penjelasan makna kata demi kata dari stanza-stanza Dhammapada ke 17-20 hanya berdasarkan Pāḷi dan kitab komentarnya (Aṭṭhakathā). Kelas ini merupakan kelas terakhir dari penjelasan makna kata demi kata Dhammapada Kumpulan yang Berpasangan (Yamaka Vagga). Silakan mendengarkan dengan penuh perhatian. Untuk mendapatkan informasi tentang cerita yang menjadi latar belakang stanza Dhammapada 19-20 yaitu #Bhikkhu yang Terpelajar dan Sang Arahat, silakan klik tautan berikut: https://bit.ly/2AlpiV4. Selamat menikmati. Informasi : • Pusat Informasi DBS • Telp/WA : 0813 8700 3600 www.dhammavihari.or.id Materi kelas bisa di unduh di sini: PERHATIAN! Apabila Anda ingin membagi (share) video/podcast dari Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies maka wajib mematuhi aturan-aturan sebagai berikut: • Wajib mencantumkan link video/podcast asli di bagian deskripsi video. • Tidak meṇngubah judul asli video/podcast. • Tidak menyunting (editing) atau memotong video/podcast sehingga penonton tidak mendapatkan pemahaman yang utuh. • Tidak di-monetize. • Tidak mengubah video dalam bentuk audio. • Tidak diperkenankan untuk mengunggah kembali (re-upload)/menyunting (editing) video-video/podcast-podcast dari Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies baik sebagian maupun menyeluruh dengan tujuan komersil. Silakan menyebarluaskan (share) video-video/podcast-podcast hanya melalui Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies. Terima Kasih. Video ini merupakan kelas Pariyatti Sāsana Online yang diadakan di DBS setiap hari Minggu pagi, jam 08.30 - 10.45. Di kelas ini biasanya Ashin Kheminda akan menyampaikan materi-materi dari Sutta Piṭaka dengan kurikulum yang terstruktur. Manfaatnya telah dirasakan oleh para umat yang hadir, karena setiap minggu mereka belajar tentang materi yang berbeda-beda. Dengan demikian, dalam waktu yang singkat pengetahuan Dhamma mereka bertambah dengan pesat.