Dhammavihari Buddhist Studies
  2020-12-07 03:00:20
Abhidhammatthasangaha Bab I.9 - Kesadaran Indah Lingkup Inderawi (1) [PODCAST]

Abhidhamma disebut sebagai ajaran tentang sistem etis, filsafat dan psikologi #Buddhis. Di dalam Abhidhamma hal-hal yang secara moral baik, buruk dan bahkan yang tidak bisa ditentukan sebagai baik ataupun buruk dianalisa secara lengkap. Asal mula dari segala fenomena dan juga cara bekerjanya batin-dan-jasmani pun juga dikupas tuntas disini. Kelas kali ini membahas Kesadaran-Baik lingkup-inderawi (Kāmāvacara Kusalacitta) atau secara teknis disebut sebagai Mehākusala citta (Kesadaran-Baik yang Besar). Jenis kesadaran ini adalah kesadaran yang melakukan kebajikan (puñña) atau kamma baik. Kesadaran ini juga merupakan bagian dari kesadaran yang indah (sobhana citta). Disebut 'indah' karena citta ini menghasilkan kualitas-kualitas yang indah dan juga dikarenakan berasosiasi dengan akar-akar yang baik yaitu alobha (tanpa-keserakahan), adosa (tanpa-kebencian) dan amoha (tanpa-delusi). Kesadaran-Baik ini bisa dibedakan menjadi kesadaran yang mempunyai 3 akar, yaitu kesadaran yang berasosiasi dengan pengetahuan (ñāṇa) dan kesadaran yang mempunyai 2 akar (yang tidak berasosiasi dengan pengetahuan). Yang dimaksud pengetahuan (ñāṇa) disini adalah faktor mental yang mengetahui dan menembus realitas sejati; dengan demikian ciri umum dari segala fenomena batin-dan-jasmani yaitu anicca, dukkha dan anatta bisa diketahui. Ñāṇa juga mempunyai padanan istilah yaitu paññā (kebijaksanaan) dan amoha (tanpa-delusi). Dari keseluruhan 24 Kesadaran Lingkup Inderawi (Kāmāvacara Citta) yang dibagi menjadi 3 jenis yaitu kusala, vipāka dan kiriya, kelas kali ini hanya membahas bagian pertama --yaitu kusala citta. Disebut kusala (baik) karena dhamma ini menggoyang, menyebabkan berguncang, menghancurkan dan melenyapkan dhamma yang jahat dan menjijikkan seperti kamma-kamma buruk dan kekotoran batin atau emosi-emosi yang negatif. Kusala juga menghentikan, melemahkan dan mengakhiri dhamma-dhamma yang buruk tersebut. Di bagian akhir diuraikan kemunculan Mahākusala citta yang berkaitan dengan Sepuluh Landasan Kebajikan (Dasa,puñña,kiriya,vatthu). Uraian ini sangat mencerahkan dalam artian membuka cakrawala pandang kita tentang perbuatan baik yang selama ini sering kita lakukan tetapi mungkin masih perlu diperbaiki. Dengan demikian kita akan bisa melakukannya dengan sempurna. Semua uraian ini sangatlah baik untuk kita pahami, resapi, renungkan dan akhirnya kita latih dengan memperhatikan poin-poin yang tertulis di Kitab Komentar. Selamat menikmati! Rekaman video dapat ditonton di https://youtu.be/AqXfnjSXmII Materi kelas bisa di unduh disini: www.dhammavihari.or.id/abhidhamma Informasi : • Pusat Informasi DBS • Telp/WA : 0813 8700 3600 www.dhammavihari.or.id PERHATIAN! Apabila Anda ingin membagi (share) video dari Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies maka wajib mematuhi aturan-aturan sebagai berikut: Wajib mencantumkan link video asli di bagian deskripsi video. Tidak mengubah judul asli video. Tidak menyunting (editing) atau memotong video sehingga penonton tidak mendapatkan pemahaman yang utuh. Tidak di-monetize. Tidak diubah dalam bentuk audio (kecuali untuk keperluan pribadi) Tidak diperkenankan untuk mengunggah kembali (re-upload)/menyunting (editing) video-video dari Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies baik sebagian maupun menyeluruh dengan tujuan komersil. Silakan menyebarluaskan (share) video-video hanya melalui Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies. Terima Kasih. #BhanteKheminda #PODCAST