Dhammavihari Buddhist Studies
  2020-12-10 12:00:08
Abhidhammatthasangaha Bab II. 3 - Cetasika yang Tidak Baik [PODCAST]

Kelas kali ini membahas sebelas faktor mental yang tidak baik (akusalacetasika) yaitu Moha catukka (kelompok 4 yang diawali dengan moha), lobha-tri (kelompok 3 yang diawali dengan lobha), dan #dosa catukka (kelompok 4 yang diawali dengan dosa). Moha catukka disebut sebagai faktor mental yang umum untuk semua akusala citta (sabbākusala sādhāraṇa). Dengan kata lain, empat faktor mental ini selalu muncul bersama dengan akusala citta manapun. Moha (delusi) disebut juga sebagai avijjā (ketidaktahuan) karena sifatnya yang berlawanan dengan pengetahuan/kebijaksanaan. Seperti halnya katarak yang menghalangi mata untuk melihat objek dengan jelas, delusi juga menghalangi kebijaksanaan untuk melihat karakteristik asli dari batin-dan-jasmani. Delusi atau ketidaktahuan menghalangi penembusan Empat Kebenaran Mulia dan juga disebut sebagai akar dari semua akusala dhamma, akar saṃsāra dan akar dari kamma. #Keserakahan (lobha) adalah faktor mental yang mempunyai karakteristik mencengkeram objek. Inilah mengapa keserakahan tidak akan pernah memuaskan batin. Keserakahan, pandangan-salah dan kesombongan disebut juga sebagai papañca dhamma, yaitu dhamma yang memperpanjang saṃsāra. Kebencian (dosa) mempunyai karakteristik keganasan/kasar, seperti ular yang dipukul atau disakiti dan ingin menyerang (dussati) mereka yang menyakitinya. Di bagian ini, kekikiran juga dijelaskan dengan detil dengan segala variasinya. Ashin Kheminda menjelaskan bahwa sifat kekikiran bukan melekati apa yang sudah menjadi miliknya dan tidak berkeinginan untuk membaginya ke orang lain, tetapi kekikiran adalah sikap batin seseorang yang tidak ingin melihat orang lain mengalami kesuksesan seperti yang telah dia alami. Semoga ceramah ini bermanfaat. Selamat menikmati! Rekaman video bisa ditonton di https://youtu.be/tO4NUnIhtuE Informasi : • Pusat Informasi DBS • Telp/WA : 0813 8700 3600 https://linktr.ee/Dhammavihari PERHATIAN! Apabila Anda ingin membagi (share) video/podcast dari Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies maka wajib mematuhi aturan-aturan sebagai berikut: • Wajib mencantumkan link video/podcast asli di bagian deskripsi video. • Tidak mengubah judul asli video/podcast. • Tidak menyunting (editing) atau memotong video/podcast sehingga penonton tidak mendapatkan pemahaman yang utuh. • Tidak di-monetize. • Tidak mengubah video dalam bentuk audio. • Tidak diperkenankan untuk mengunggah kembali (re-upload)/menyunting (editing) video-video/podcast-podcast dari Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies baik sebagian maupun menyeluruh dengan tujuan komersil. Silakan menyebarluaskan (share) video-video/podcast-podcast hanya melalui Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies. Terima Kasih. #BhanteKheminda #PODCAST