Dhammavihari Buddhist Studies
  2021-01-20 02:00:00
Abhidhammatthasangaha Bab V. 6 (Empat Kelompok Kamma - 3 ) [PODCAST]

Hanya dengan mendambakan benda milik orang lain dengan berpikir, ”Seandainya benda itu menjadi milikku..”, maka telah terbentuk benih kamma buruk yang dapat membuahkan kelahiran kembali di alam yang menyedihkan. Seringkali sebagai umat Buddha kita kebingungan dalam membedakan perbuatan tidak baik (akusala kamma) dengan perbuatan yang baik (kusala kamma). Kebingungan ini dijawab oleh Ashin Kheminda melalui penjelasan materi kelas keenam dari bab kelima abhidhammattasaṅgaha ini, yaitu tentang pengelompokan kamma berdasarkan tempat kematangannya (pākathāna). Kata “tempat” di sini artinya bumi di mana kamma tertentu matang dan berupa penyambung kelahiran kembali (paṭisandhi). Berdasarkan klasifikasi ini, kamma dibagi menjadi 4 jenis yaitu: kamma buruk (akusala kamma), kamma baik lingkup-indriawi (kāmāvacarakusalakamma), kamma baik lingkup materi-halus (rūpāvacarakusalakamma) dan kamma baik lingkup nonmateri (arūpāvacarakusalakamma). Ashin Kheminda kemudian menjelaskan tentang apa saja yang termasuk sepuluh kamma (akusala kamma) serta syarat-syaratnya untuk dapat menjadi jalan kamma (kammapatha). Dari 10 kamma ini ada tiga yang merupakan kamma tubuh (kāyakamma), empat merupakan kamma ucapan (vacīkamma) dan tiga merupakan kamma mental (manokamma). Ketiga kamma ini biasanya muncul melalui pintu masing-masing namun bisa saja muncul melalui pintu yang lain. Kelas kemudian dilanjutkan dengan penjelasan mengenai sepuluh kamma baik (kusala kamma) dan sepuluh landasan kebajikan (dasapuññakiriyavathu). Penjelasan detail tentang Empat Kelompok Kamma ini dapat ditemukan di buku Kamma: Pusaran Kelahiran dan Kematian Tanpa Awal. Selamat menikmati! Rekaman video bisa ditonton di https://youtu.be/KFMuYWyqK7A Materi kelas bisa di unduh disini: https://dhammavihari.or.id/sermon/abh... Informasi : • Pusat Informasi DBS • Telp/WA : 0813 8700 3600 https://linktr.ee/Dhammavihari PERHATIAN! Apabila Anda ingin membagi (share) video/podcast dari Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies maka wajib mematuhi aturan-aturan sebagai berikut: • Wajib mencantumkan link video/podcast asli di bagian deskripsi video. • Tidak mengubah judul asli video/podcast. • Tidak menyunting (editing) atau memotong video/podcast sehingga penonton tidak mendapatkan pemahaman yang utuh. • Tidak di-monetize. • Tidak mengubah video dalam bentuk audio. • Tidak diperkenankan untuk mengunggah kembali (re-upload)/menyunting (editing) video-video/podcast-podcast dari Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies baik sebagian maupun menyeluruh dengan tujuan komersil. Silakan menyebarluaskan (share) video-video/podcast-podcast hanya melalui Kanal Youtube Dhammavihari Buddhist Studies. Terima Kasih. #BhanteKheminda #PODCAST