Dhammavihari Buddhist Studies
  2021-04-16 12:00:20
Hukum Karma (4) - Urutan Kematangan Karma [PODCAST]

Di awal kelas, Ashin Kheminda menjelaskan bahwa alam semesta ini hanyalah pantulan dari pikiran kita. Kehidupan seperti di alam surga atau neraka dapat kita “ciptakan” di kehidupan kita ini tanpa harus meninggal terlebih dahulu, pikiran kitalah yang menciptakannya. Setiap insan manusia tentu mengharapkan kebahagiaan, tetapi hal ini tidak dapat diperoleh hanya dengan cara berdoa terus-menerus. Buddha mengajarkan kepada kita tentang cara mendapatkan kualitas batin atau pikiran yang positif dan mengajarkan kepada kita tentang hubungan sebab akibat yang disebut sebagai hukum #karma. Pemahaman yang mendalam tentang Dhamma ini akan membawa kebahagiaan di dalam #kehidupan kita. Hukum kamma adalah hukum yang sangat adil, bila kita bersifat penuh dengan cinta kasih, murah hati dan pemaaf, maka kita telah menciptakan “#surga\" di kehidupan kita dengan demikian hukum kamma juga akan membuat kita terlahir kembali ke alam yang sesuai untuk menyalurkan kualitas positif batin kita setelah meninggal yaitu di alam surga demikian juga sebaliknya. Di kelas Pariyatti Sāsana kali ini, #AshinKheminda melanjutkan penjelasan tentang fungsi kamma yang keempat yaitu kamma penghancur yang dapat menghancurkan buah kamma baik maupun buruk yang sedang bekerja beserta variasinya. Selanjutnya beliau menjelaskan tentang kamma berdasarkan urutan kematangan terutama tentang kamma berat yang buruk maupun yang baik dan kamma menjelang kematian serta bagaimana kedua kamma ini dapat menjadi penentu alam kehidupan kita yang berikutnya. Penjelasan tentang jenis-jenis kamma ini disertai dengan contoh-contoh yang menarik dari kitab tafsir dan kitab komentar sehingga memudahkan para umat untuk memahaminya. Selamat menikmati!