Dhammavihari Buddhist Studies
  2021-04-21 12:00:01
Hukum Karma (9) - Empat Kesuksesan dan Empat Kegagalan [PODCAST]

Orang yang merasa hidupnya menderita adalah orang yang tidak terampil dalam hidupnya, sementara #Buddha​ menjuluki orang yang selalu melakukan perbuatan baik sebagai orang yang terampil atau kusala. Mengapa bisa demikian? Ashin Kheminda menjelaskan bahwa orang yang tidak terampil dalam kehidupan kemungkinan besar adalah orang yang tidak atau belum memahami Dhamma sehingga tidak dapat membangun kehidupannya dengan baik. Belajar Dhamma adalah belajar untuk membangun dan mengelola #kehidupan​ dengan baik. Ashin Kheminda menegaskan bahwa belajar Dhamma tidak untuk mengubah dunia atau orang lain tetapi untuk mengubah diri sendiri karena sesungguhnya musuh kita hanya ada satu yaitu kotoran batin kita sendiri. Orang yang masih menanggapi masalah dengan emosi negatif adalah orang yang batinnya masih penuh dengan kotoran batin atau belum “sehat”. Untuk membebaskan diri dari kotoran batin, kita perlu belajar Dhamma. Salah satu Dhamma yang wajib dipelajari dan dipahami adalah hukum kamma. Kelas Pariyatti Sāsana kali ini merupakan kelas hukum #karma​ yang terakhir. Di kelas ini, Ashin Kheminda melanjutkan penjelasan tentang kesuksesan yang dapat membuat kamma baik berbuah dan menghalangi kamma buruk untuk berbuah yaitu kesuksesan waktu dan kesuksesan cara. Kemudian kelas dilanjutkan dengan penjelasan mengenai empat kegagalan yang dapat menyuburkan kamma buruk untuk berbuah dan sebaliknya menghalangi kamma baik untuk berbuah. Keempat kegagalan ini merupakan kebalikan dari empat kesuksesan. Dari keempat kegagalan ini, hanya kegagalan cara yang dapat kita ubah, agar dapat menjadi kesuksesan cara. Di akhir kelas ini, Ashin Kheminda kembali menegaskan bahwa dunia luar adalah cerminan dari batin kita. Bila kita dapat memandang segala hal dari sudut pandang yang positif maka dunia akan tampak indah. Selamat menikmati!