Karuna Channel
  2023-10-12 12:00:44
5 Manfaat Mendengarkan Dhamma  YM  Bhikkhu Dhammiko Thera

Mendengarkan Dhammadesana tentu memberikan banyak manfaat. Dhammassavana Sutta di Aṅguttara Nikāya, menyebutkan bahwa ada lima manfaat yang bisa diperoleh dari mendengarkan Dhammadesana (pañca ānisaṃsā dhammassavane. A. III. 248). Lima manfaat tersebut antara lain sebagai berikut: 1.Mendengar apa yang belum pernah didengar (assutaṃ suṇāti) Dengan mendengar uraian Dhamma, seseorang bisa menambah wawasan dan pengetahuan. Ia dapat mendengar apa yang belum pernah didengar sebelumnya. Ia mendapatkan wawasan baru tentang Dhamma. Semakin sering mendengarkan Dhammadesana maka semakin banyak pula wawasan Dhamma yang dapat ia miliki. Dengan begitu ia dapat memahami Dhamma dengan baik dan dapat mempraktikkan Dhamma dengan benar. 2.Mengklarifikasi apa yang sudah pernah didengar sebelumnya (sutaṃ pariyodāpeti) Barang kali topik yang disampaikan saat Dhammadesana bukanlah topik yang baru. Seseorang pernah mendengar sebelumnya. Dengan mendengarkan Dhammadesana lagi, seseorang bisa mengklarifikasi apa yang sudah pernah ia dengan sebelumnya. Dengan begitu apa yang kurang jelas dapat menjadi lebih jelas. Karena sering mendengarkannya berkali-kali, maka inti uraian Dhamma tersebut akan menjadi lebih mudah diingat. 3.Menghilangkan keraguan (kaṅkhaṃ vitarati) Dengan mendengarkan Dhamma, seseorang dapat menghilangkan keraguan tentang Sang Buddha dan ajarannya. Dhamma yang diajarkan Sang Buddha sudah begitu jelas dan dapat dipraktikkan di kehidupan nyata, yang membawa pada kebahagiaan di kehidupan ini, selanjutnya, dan pembebasan dari dukkha. Dengan mendengarkan Dhammadesana, seseorang dapat memperkokoh keyakinan. Ia menjadi yakin bahwa Dhamma yang diajarkan Sang Buddha memang demikian adanya. Apabila ia menemukan keraguan tentang Dhamma, dengan mendengarkan Dhammadesana ia akan menjadi mantap dengan pengetahuan yang jelas. 4.Meluruskan pandangan (diṭṭhiṃ ujuṃ karoti) Barang kali seseorang telah melakukan kesalahan, namun tak menyadari bahwa itu adalah perbuatan yang salah. Dengan mendengarkan Dhammadesana, seseorang dapat meluruskan pandangan salah yang tidak diketahuinya. Ia dapat menyadari bahwa perbuatan itu adalah salah dan setelah mendengarkan Dhammadesana ia akan memperbaiki diri untuk tidak melakukannya kembali. Dengan mendengarkan Dhammadesana ia dapat memperoleh pandangan benar. Ia akan dapat membedakan mana yang mesti dilakukan dan mana yang semestinya tidak dilakukan. 5.Pikiran menjadi tenang atau bergembira (cittamassa pasīdati) Dengan mendengarkan Dhammadesana, batin seseorang menjadi lebih tenang dan damai. Masalah-masalah yang sedang ia hadapi menjadi terasa ringan karena dengan mendengarkan Dhammadesana seseorang dapat menemukan solusi permasalahannya. Dhamma selalu mengajarkan kita untuk melihat ke dalam dan tidak menyalahkan pihak lain. Dengan memahami ini, seseorang, setelah mendengarkan Dhammadesana dapat menjadi lebih tenang. Ia tidak akan dendam atau benci kepada orang lain, karena Dhamma mengajarkan untuk menghilangkan kebencian dan dendam. Batinnya menjadi tenang karena pada saat mendengarkan Dhammadesana, ia memusatkan perhatian pada apa yang disampaikan. Dengan memahami inti dari Dhammadesana, maka ia menjadi puas dan bergembira. Ia menjadi semakin bergembira tatkala menyadari bahwa apa yang ia lakukan selama ini sesuai dengan Dhamma, sesuai dengan apa yang diajarkan Sang Buddha. sumber video : https://www.youtube.com/watch?v=Mpf0dW_Lr3E