Sikkhadama Santibhumi
  2022-02-27 05:00:22
Kamachanda (Rintangan batin berupa kesenangan-kesenangan dari pintu indriawi)

Nafsu-nafsu keinginan pada hakikatnya timbul apabila seseorang secara terus-menerus memperhatikan obyek yang indah (subhanimitta) tanpa disertai kebijaksanaan. “Para bhikku, dikarenakan perhatian yang tidak bijaksana terhadap keindahan, hasrat indrawi yang belum muncul menjadi muncul dan yang sudah muncul semakin berkembang” (Angutara Nikaya 1. 11-20). Untuk mengurangi jerat nafsu keinginan seseorang harus berusaha menguasai pikiran dan mengendalikan inderanya. Latihan yag bisa digunakan adalah membiasakan diri menghindari obyek yang dapat menimbulkan nafsu keinginan serta membiasakan diri mengamati obyek menjijikkan (asubhanimittassa uggaha) atau bahkan bermeditasi pada obyek menjijikkan (asubhabhavananuyoga). Langkah selanjutnya adalah berusaha mengendalikan indera dengan baik (indriyesu guttadvarata). Untuk melengkapinya, seseorang harus memiliki sahabat spiritual yang dapat menuntun menuju kebajikan (kalyanamittata). Dengan demikian maka nafsu keinginan secara perlahan akan dapat dikendalikan, dilemahkan atau ditaklukkan.