Vihara Mahasampatti
  2019-04-27 06:31:00
SPD Day 03 (17 Apr '19)

Awal Mula Status Manusia Oleh: B. Indaguno Thera Asal mula status manusia diceritakan oleh Sang Buddha untuk mengubah pandangan bahwa kasta Brahmana adalah kasta paling tinggi berdasarkan kelahiran atau status sosial. Diceritakan pada suatu masa ketika bumi mengalami penyusutan (bahasa Buddhis), para makhluk sebagian besar lahir di alam Abhassara di mana mereka hidup dari ciptaan batin dan hidup melayang-layang di angkasa, bercahaya tanpa bentuk fisik dalam waktu yang lama sekali. Namun setelah muncul sari tanah, kemudian cendawan, tumbuhan menjalar dan padi yang masak di alam, makhluk yang serakah pun mencicipinya dan diikut oleh yang lainnya sehingga tubuh mereka menjadi padat dan terjadilah perbedaan fisik. Ada yang rupawan, ada yang sebagian buruk rupa, sehingga yang rupawan akan menghina yang buruk rupa. Mereka memakan makanan tersebut dalam waktu yang lama sekali. Di dalam Vasala Sutta, Sang Buddha menjelaskan seseorang menjadi mulia atau sampah masyarakat bukan karena kelahiran, tetapi karena perbuatannya. Bahkan ketika seseorang menjadi Bhikkhu, bisa melatih diri dan mencapai tingkat kesucian, statusnya tetaplah sama. Dengan memahami hal ini maka kita akan menjadi manusia yang rendah hati, memiliki kepedulian dan toleransi.